Rebalancing Portofolio: Apa Itu dan Kapan Dilakukan?

Ilustrasi: Rebalancing Portofolio: Apa Itu dan Kapan Dilakukan?

Seiring waktu, aset yang naik akan menguasai porsi lebih besar di portofolio, sehingga profil risikonya bergeser dari rencana awal. Rebalancing adalah menyesuaikan kembali proporsi aset ke target.

Contoh

Target Anda 60% saham dan 40% obligasi. Setelah pasar saham naik, komposisi menjadi 70:30. Rebalancing berarti menjual sebagian saham atau menambah obligasi hingga kembali ke 60:40.

Kapan dilakukan?

  • Berkala: misalnya setahun sekali atau enam bulan sekali.
  • Berdasarkan batas: saat porsi suatu aset melenceng, misalnya lebih dari 5 poin persentase dari target.

Hal yang diperhatikan

Perhatikan biaya transaksi dan pajak. Kadang lebih murah menyeimbangkan dengan menambah dana baru ke aset yang porsinya kurang.

Ini edukasi umum, bukan saran investasi.